Ngobrol dengan Mas Wicak, wartawan dari Koran Tempo, sungguh asyik. Pemilik blog “Ndoro Kakung” yang sangat populer ini jernih dalam bertutur tanpa kesan menggurui. Ketika saya tanya apa sebetulnya falsafah dibalik fenomena berkibarnya blog, dia merenung sebentar sebelum menjawab, ”mengajarkan kita untuk berani menulis, menulis apa saja tanpa rasa takut apakah tulisan kita ini akan bagus atau jelek…”.  Saya jadi teringat masa sekolah dulu yang sangat-sangat jarang dirangsang oleh guru untuk menulis esei. Rasanya lebih banyak dijejali berbagai hafalan yang menyiksa ingatan. (DaN)