Dulu sebutan bagi juru warta adalah “kuli tinta”. Kemudian belakangan bergeser menjadi “kuli disket”, ini menandai digunakannya teknologi informasi sebagai penunjang pekerjaan mereka. Kalau boleh dikoreksi lagi, mengingat disket sebagai tempat menyimpan data sudah usang saat ini, sebutan bagi juru warta ini seharusnya sudah berubah menjadi “kuli USB Flash” atau “kuli SID card”. Dua istilah ini untuk merujuk pada alat penyimpanan data yang saat ini dominan bagi mereka yang mobile seperti juru warta. Atau, kalau perlu disebut saja “kuli laptop”, karena dengan teknologi internet, para juru warta bisa segera melaporkan beritanya melalui laptop ke kantor sesaat setelah peliputan berlangsung. Tapi, yang mengganjal saya adalah kenapa istilah “kuli” digunakan buat teman-teman media ini? Dengan kata kuli ini imajinasi saya melayang ke kuli angkut di pelabuhn yang memanggul beras di atas punggungnya sambil jalan terbungkuk-bungkuk. Apakah Anda punya usulan untuk sebutan mereka selain kata “kuli”? (DaN)