Sudah beberapa hari ini anak saya, Raka, sakit. Padahal minggu ini dia harusnya sudah kembali ke sekolah, bertemu teman2 dan juga penjaga sekolah yang selalu jadi teman main bolanya di sekolah sekaligus teman ngobrolnya sambil menunggu mobil jemputan datang. Seperti pada kebanyakan anak, kalau dia sakit agak rewel, manja dan minta Mama nya untuk selalu ada disampingnya. Hari ini saya diajarkan sesuatu oleh Raka tentang bagaimana perhatian kecil itu bisa amat berarti besar untuk saya, dia dan juga Ibu saya.

Ketika melirik ke layar HP saat sms yang dikirimnya datang sore hari, dimana sms2 dia sebelumnya sedikit ’menganggu’ kesibukan pekerjaan yang kebetulan sedang padat, hmm.. dalam hati berkata, paling ini cuma bentuk kemanjaan Raka saja minta diperhatikan lebih. Biasanya sih kalau dia lagi sehat justru saya yang rajin kirim sms, cuma buat mengigatkan untuk segera pulang, atau jangan lama-lama main bola nya di sekolah. Sms anak saya kali ini membuat saya amat terharu dan mengucapkan ’Alhamdulillah’, pesan nya seperti ini, ‘Ma kalau bisa Maghrib sudah di rumah, karena ada Nenek di rumah lagi puasa. Kita temenin Nenek buka puasa. Pls’. Sebelum menjawabnya saya senyum bangga dan membayangkan wajah anak saya kalau lagi merayu minta sesuatu. Saya membalas sms nya dgn jawaban, ‘terimakasih ya Nak, kamu sdh jadi malaikat kecil Mama dan memberikan ladang ibadah untuk Mama. InsyaAllah Mama sdh di rumah Maghrib.’

Satu sms dari anak saya tadi telah membuat lebih dari satu orang bahagia sore hari ini, Ibu Bapak saya, anak saya, suami dan juga mbak di rumah semua senang karena kita semua berkumpul menemani yang berbuka puasa. Bisa dibayangkan kalau saja pesan sms Raka saya abaikan, sore ini saya tidak ada dalam kebersamaan keluarga, yang ternyata saat saya tiba semua penghuni rumah sedang berkumpul di meja makan. Semoga ajakan kebaikan malaikat kecil saya bisa jadi obat untuk kesembuhannya. Amin.

Terima kasih Allah, hari ini saya dimudahkan langkah untuk bisa pulang ke rumah lebih awal dan memilih meninggalkan pekerjaan saya yang belum tuntas, dan mendapatkan kebahagiaan yang luar biasa. Sama bahagianya kalau saya berhasil merampungkan suatu pekerjaan yang tidak melewati tenggat waktu. Raka, malaikat kecil Mama, terima kasih ya Nak. Mama cinta kamu karena Allah. (RiN)